ODP Corona Tersebar di 15 Kecamatan di Banyuwangi

- 23 Maret 2020, 09:00 WIB
WUJUD perangkat rapid test corona di Bogor. 150.000 alat serupa dari Tiongkok telah tiba, Minggu, 22 Maret 2020.* ANTARA FOTO

RINGTIMES – Data laporan harian Coronavirus Disease (Covid-19) Dinas Kesehatan Banyuwangi, Jawa Timur pada Minggu (22/3/2020) Pukul 13.00 WIB menyebut ada 38 orang berstatus ODP (Orang Dalam Pemantauan) virus Corona Covid-19. 

Data laporan harian Coronavirus Disease (Covid-19) Kabupaten Banyuwangi tersebut diperoleh redaksi Ringtimes pada Minggu pukul 17.04 WIB. 

Data yang diterima Ringtimes menyebut secara lengkap nama, umur, jenis kelamin, alamat, kriteria kasus (ODR, ODP, PDP, Konfirmasi), rumah sakit tempat merawat, faktor resiko, diagnosis, dan keterangan.   

Baca Juga: Pemkot Surabaya Siapkan Gedung Isolasi Bagi Penderita dengan Gejala Ringan COVID-19

“Ada Sembilan ODP yang sudah selesai masa pantau. Jadi tinggal 29 orang yang masih kita pantau,” ungkap Kepala Seksi Surveilans Imunidasi Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr Hadi Sutoyo kepada Ringtimes melalui sambungan telepon pada Minggu sore.

Dari 29 orang tersebut, berikut kami ungkap sebaran ODP di Banyuwangi;

Baca Juga: Nadiem Undang Mahasiswa Jadi Relawan Untuk Perangi Corona

  1. Kecamatan Rogojampi, 1 orang;
  2. Kecamatan Purwoharjo, 1 orang;
  3. Kecamatan Genteng, 4 orang;
  4. Kecamatan Glenmore, 3 orang;
  5. Kecamatan Kalipuro, 3 orang;
  6. Kecamatan Songgon, 6 orang;
  7. Kecamatan Kabat, 3 orang;
  8. Kecamatan Giri, 1 orang;
  9. Kecamatan Tegalsari, 1 orang;
  10. Kecamatan Licin, 1 orang;
  11. Kecamatan Pesanggaran, 1 orang;
  12. Kecamatan Glagah, 1 orang;
  13. Kecamatan Bangorejo, 1 orang;
  14. Kecamatan Sempu, 1 orang;
  15. Kecamatan Kalibaru, 1 orang.

Baca Juga: Hanya 10 Menit, Alat Tes COVID-19 asal Korea Selatan Ini Jadi Viral

Terkait penyebaran ODP Corona Covid-19 ini, Dinas Kesehatan Banyuwangi,lanjut dr Hadi Sutoyo, mengimbau agar masyarakat menerapkan social distancing secara disiplin.

Seperti diketahui, status ODP adalah orang yang memiliki gejala panas badan, gangguang saluran pernafasan ringan dan pernah mengunjungi atau tinggal di daerah penularan virus. Atau juga orang yang pernah kontak erat dengan kasus terkonfirmasi Corona Covid-19.

Halaman:

Editor: Dian Effendi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X