BREAKING NEWS: Muncul Satu PDP Suspect Corona Pertama di Banyuwangi

- 24 Maret 2020, 16:45 WIB
Petugas medis menyiapkan ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia, Aceh Utara, Aceh, Selasa (3/3/2020). RSUD Cut Mutia di Aceh Utara RSU Dr Zainoel Abidin di Banda Aceh merupakan rumah sakit rujukan bagi perawatan pasien terinfeksi virus Corona (Covid 19) di Provinsi Aceh yang telah siap dengan tenaga medis, ruangan dan peralatan khusus. ANTARA FOTO

RINGTIMES – Dinas Kesehatan Banyuwangi, Jawa Timur mengkonfirmasi satu orang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona (Covid-19) pertama.

Ringtimes menerima data PDP pertama di Banyuwangi tersebut pada Selasa (24/3/2020) Pukul 15.56 WIB.

“Ada satu orang Banyuwangi yang berstatus PDP, dia memiliki faktor resiko dari Singapura,” ungkap Kepala Seksi Surveilans Imunidasi Dinas Kesehatan BanyuwangiHadi Sutoyo  melalui sambungan telepon pada Selasa sore.

Baca Juga: Darurat Corona, Jokowi Akan Umumkan Mitigasi Ekonomi Segera

Saat ini, lanjutnya, pasien PDP 01 sedang menjalani isolasi di salah satu rumah sakit di Kabupaten Banyuwangi.

PDP 01 ini, ujar Hadi Sutoyo, sebelumnya tidak masuk dalam data Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona Covid-19 yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi.

“Tahunya setelah yang bersangkutan memeriksakan diri di salah satu rumah sakit, kemudian dirujuk ke rumah sakit lain,” jelasnya.

Data PDP 01 yang diterima Ringtimes yakni, perempuan, 40 tahun, diagnosis Pneumonia Bilateral dan Suspect Covid-19.

Baca Juga: Akibat Virus Corona, Kemenhub Hapus Program Mudik Gratis 2020

Sekadar tahu, PDP adalah adalah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona. Syarat PDP yakni orang mengalami gejala demam tinggi lebih dari 38 derajat celcius atau ada riwayat demam, ISPA, pneumonia ringan hingga berat. Selain itu memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit atau kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif virus corona.

Halaman:

Editor: Dian Effendi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X